Dikelola Humas DPW PKS Sulawesi Utara. Diberdayakan oleh Blogger.

Antara Positive Campaign, Negative Campaign dan Black Campaign

Bogor, Jumat 31 Agustus 2018.
Kedatangan Presiden PKS di Katulampa Resort  malam tadi menjadi sesuatu yang ditunggu tunggu oleh Peserta Rakornas Humas 2018 sejak sore kemarin.

Bapak Presiden Hi. Sohibul Iman Ph.D memberikan sambutan serta arahan sekaligus membuka dengan resmi acara tersebut.
Beliau memberikan banyak pesan diantaranya adalah kerja Humas yang harus Proposional dalam menaikan Konten dalam semua akun media sosial yang dimiliki.
Pesan ini berlalu untuk seluruh struktur maupun personal kader itu sendiri.

"Kita diawal berdirinya dahulu adalah partai yang diragukan akan hidup lama dikancah perpolitikan di Negeri ini. Bertambah tahun masih banyak juga yang meragukn kapasitas kader kita. Alhamdulillah seiring bertambah usia partai ini hingga diusia 20tahun kita bisa membuktikan bahwa PKS layak hadir dan tumbuh lebih besar lagi untuk mengabdi dan berkhitmat untuk Indonesia.
Baru 6% saja posisi kita di 2014 kemarin sudah luar biasa PKS mewarnai dan mempengaruhi kondisi perpolitikan di negeri ini. Lalu bagaimana lagi bila kita capai target 12% di 2019 nanti.

Ditengah tengah ketidak yakinan orang lain atas kemampuan kita itulah maka peran dan fungsi kehumasan sangan dibutuhkan.
Ada dua hal penting yang harus diperhatiakn dalam menjaga hasil Prestasi Ranking ini agar jauh lebih baik, yaitu :
1. Content
2. Delivery Content

Isinya harus lebih ditingkatkan kwalitasnya, lebih beragam dan kreatif. Corak dan cara mengemasnya harus menarik agar bisa bersaing.
Isu saat ini cepat sekali berganti, maka isu yang kita naikan haruslah isu yang bermutu.

Hal ini akhirnya akan menghasilkan nilai apakah kita lebih besar memproduksi Positive Campaign, Negative atau bahkan Black Campaign.
Sebagai partai yang mengedepankan nilai kejujuran dan keadilan tentu kita harus mampu menghasilkan citra positif dan karya positif.

Positif Campaign hadir juga lewat sikap yang Proporsional dan Rasional. Jangan terpengaruh dengan isu isu dari luar yang bisa membuat kita terpancing membalas dengan berita negatif atau bahkan hitam (tidak benar).

Jangan kita memproduksi Fitnah atau informasi yang buruk atau salah dalam bermedia sosial.
Karena kesalahan ini pula akhirnya bisa sangat fatal untuk Partai ini.  Orang akan semakin ragu dan tidak menganggap bahwa PKS layak untuk memimpin Negeri ini.

Sebaliknya bila peran kehumasan ini dijalankan baik dan kita semua secara bersama memperhatikan ini maka peran Kehumasan bisa sangat berpengaruh pada capaian target 2019 untuk 12%, ALLAHU AKBAR!!! (NA)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar