Dikelola Humas DPW PKS Sulawesi Utara. Diberdayakan oleh Blogger.

Tim Kepanduan PKS Turut Sigap Me-recovery Korban Banjir Kota Bitung


Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kota Bitung, Sulawesi Utara,  mendapat respon cepat dari Tim Kepanduan PKS Sulawesi Utara. Di bawah komando ketua BKO (Bidang Kepanduan dan Olahraga) DPW PKS Sulawesi Utara, Budiman Laleno, tim bergerak menuju Kelurahan Tandurusa linkungan V, RT 19, Kecamatan Aertembaga.

Intensitas hujan lebat yang mengguyur Kota Bitung pada Sabtu, 11 Februari 2017, pukul 10 malam hingga keesokan harinya menyebabkan banjir disusul tanah longsor di berbagai titik di Bitung, khususnya di di kecamatan Aertembaga dan Pulau Lembeh.

Dalam rangka melaksanakan recovery, pada 18 Februari 2017, Tim Kepanduan PKS membantu membersihkan rumah warga pasca banjir.

Sebelumnya, tim juga mengunjungi rumah ketua Badan Takmir Masjid Al Fajar Tandurusa, dalam rangka menyalurkan bantuan berupa sembako, makanan siap saji serta pakaian layak pakai untuk korban banjir.

Di daerah yang memiliki jumlah penduduk muslim sebanyak 140 kepala keluarga tersebut. Kedatangan tim kepanduan PKS disambut haru oleh warga, pasalnya menurut warga bernama Mardiyah, pembagian bantuan hampir tidak pernah menyentuh daerahnya.

Imam Masjid Al Fajar Tandurusa, Dan Tahumil, yang menyambut baik kedatangan tim Kepanduan PKS Sulut itu menuturkan, hujan deras pada Sabtu (11/2) lalu tidak seperti hujan biasanya. Baru kali ini menyebabkan banjir.

"Sebelumnya pernah hujan deras mengguyur daerah kami beberapa hari berturut-turut, tapi tidak pernah kami mengalami banjir. Tapi hujan Sabtu (itu seperti berbeda apalagi disusul longsor dari pegunungan berpasir yang mengakibatkan banjir parah terjadi,” terangnya.

“Ada rumah penduduk Muslim sejumlah 20 KK yang rusak parah ditambah lagi sisanya hampir semua terkena dampak,” tuturnya kepada tim Kepanduan PKS.

Salah satu rumah yang terkena dampak terparah akibat banjir Kelurahan Tandurusa adalah rumah Pegawai Syara’ Masjid Al Fajar Tandurusa.

Wakil Imam Masjid Al Fajar Tandurusa, Yusuf Tahumil, yang dibantu tim Kepanduan PKS membersihkan rumahnya mengungkapkan bahwa ia masih tidak menyangka perihal banjir akan menyambangi rumahnya.

"Sudah sejak berumur 7 tahun, saya mendiami rumah ini dan ini tidak pernah terjadi banjir, bahkan dengan hujan sederas apapun. Namun, alhamdulillah, ini terjadi di pagi hari, jadi kami sempat menyelamatkan diri. Kalau malam hari, mungkin lain lagi ceritanya," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa ia bersyukur sekali mendapatkan perhatian dari tim Kepanduan PKS, "Iya, alhamdulillah, ada yang mau jauh-jauh datang melihat keadaan kami, mengingat pembagian bantuan masih minim di tempat kami."

Pada kesempatan itu, Tim Kepanduan PKS membagikan bantuan secara merata kepada kepada 140 KK jamaah Masjid Al Fajar yang mengalami dampak banjir, serta ikut membantu membersihkan rumah warga.





Reporter: Arribath Hanifah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar